Nasehat

Tinggalkan Perselisihan dan Perpecahan – Syaikh Fauzan –


imagesAllah memerintahkan kita untuk bersatu dan meninggalkan perselisihan. Persatuan adalah rahmat sedang perselisihan adalah adzab. Allah berfirman,

 

وَلا يَزَالُونَ مُخْتَلِفِينَ* إِلاَّ مَنْ رَحِمَ رَبُّكَ وَلِذَلِكَ خَلَقَهُمْ

Mereka senantiasa berselisih pendapat, kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu. Dan untuk itulah Allah menciptakan mereka.” (QS Huud: 118-119)

 

Namun sangat disayangkan akhir-akhir ini banyak sekali jama’ah dan kelompok yang mana masing-masing memiliki manhaj (metode) dan kepemimpinan tersediri sehingga banyak menimbulkan perselisihan di tengah umat.  Ditambah lagi adanya perpecahan diantara penuntut ilmu, masing-masing menisbahkan pada syaikh (atau ustadz) tertentu. Tidak mengambil ilmu kecuali dari syaikh tertentu dan mentahdzir dari masyayikh lainnya. Padahal diantara syaikh tersebut tidak ada perbedaan dalam hal aqidah dan manhaj, melainkan hanya sekedar ta’ashub semata.   Hal ini tentu akan membahayakan ahlussunnah wal jama’ah dan memberi kesempatan ahli bid’ah dan orang-orang munafiq untuk berkembang.

 

Sudah semestinya kaum muslimin dan khususnya penuntut ilmu meninggalkan perselihan dan perpecahan seperti ini. Hendaknya benar-benar menjaga kesatuan kalimat dan persatuan diantara mereka. Wala’ dan bara’ (loyalitas) hendaknya semata-mata atas Al Kitab, As Sunnah dan manhaj ahlussunnah waljama’ah.

Baca selengkapnya nasehat Syaikh Dr Saleh Al Fauzan hafidzahullah di: http://www.alfawzan.af.org.sa/node/14338

Iklan
Ilmu

Syaikh Fauzan Ditanya Tentang Pernikahan Nabi Yusuf dan Zulaikha [Jawaban Ajaib!!]


Pembaca soal: Fadhilatusy syaikh, semoga Allah menetapkan Anda diatas kebenaran, (penanya) berkata apakah benar diriwayatkan bahwa istri al Aziz (penguasa Mesir) kemudian menikah dengan Nabiyullah Yusuf alahissalam?

Syaikh: Wallahi, saya tidak menghadiri (walimah) pernikahannya.

Sumber: http://www.youtube.com/watch?v=8XFUeFGUo4I

Faedah:
– Kadang kala ulama tidak menjawab pertanyaan penanya jika pertanyaannya tidak terlalu penting atau mengadung hal yang takalluf (memberatkan diri).
– Sesekali seorang alim menyelingi majelisnya dengan canda.

Continue reading “Syaikh Fauzan Ditanya Tentang Pernikahan Nabi Yusuf dan Zulaikha [Jawaban Ajaib!!]”