Foto Dokumenter Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani rahimahullah
Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani rahimahullah seorang pakar hadist yang sangat terkenal diabad ini,seorang da’i yang sabar dalam menyebarkan ilmu dan berdakwah mengajak manusia kembali kepada Al Qur’an dan As Sunnah dengan pemahaman salafush shalih.
Belum lama ini beredar di negeri arab film dokumenter jejak kehidupan Syaikh Albani.Sejumlah gambar cuplikan dari film tersebut dipotong dan diedarkan di beberapa forum internet.Inilah gambar-gambar tersebut,mudah-mudahan ada pelajaran yang bisa diambil bagi para tholabul ilmi dari kehidupan beliau yang tercermin dari gambar-gambar dibawah ini.

4.Tidak lama,Ayahnya mengeluarkan lagi Syaikh Albani dari Madrasah ini untuk membimbing Syaikh Albani menghapal Qur’an secara khusus dibawah bimbingan Ayahnya sendiri

5.Toko Jam dimana Syaikh Albani bekerja bersama Ayahnya…..(Gambar orang yang terlihat adalah Adik Syaikh Albani paling kecil)

6.Syaikh Albani mulai membuka toko sendiri terpisah dari Ayahnya….Dijalan inilah terletak toko beliau…

8.Perpustakaan Adz Dzahiriyah dimana Syaikh Albani banyak menghabiskan waktunya untuk menelaah buku…terkadang di meja khususnya diantara pengunjung dan terkadang membaca buku di tangga-tangga perpustakaan.Dan menurut putra beliau,Abdul Lathif, beliau sering lupa makan dihari itu..

10.Ini adalah buku Ats Tsamar Mustathob Fi Fiqhis Sunnah wal Kitab,adalah kitab pertama Syaikh dalam memulai dirasah hadist-hadist
Download dan Dengarkan juga, Kajian ” Biografi Syaikh Al Albani” oleh Ustadz Mubarok Bamualim, silahkan klik disini.
sumber : http://www.direktori-islam.com/2009/08/foto-dokumenter-syaikh-albani/













thanks info nya
Salam kenal ….
[hidden, afwan]
Baarokallohufiikum
Hanya belajar di Perpustakaan ?? tanpa sanad para Imam Muhaddist ??
@ The Wahhaby:
Seperti halnya para ulama Salaf lainnya, Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani tak luput dari serbuan celaan, hinaan dan tuduhan. Tentang tuduhan yang telah dilontarkan kepada syaikh Albani lihat tulisan Ust. Abu Ubaidah berikut : http://abiubaidah.com/al-albani-dihujat.html/
Semoga kita bisa mengambil manfaat darinya.
tolong berikan saya nama ulama lain yg belajar sambil kerja keras seperti syekh al-bany ini!
tolong sebutkan ulama lain yg belajar tanpa guru seperti syekh al-bani ini!
mohon jawaban dari admin!
@ The Wahaby dan arrive azzovie : Kami harapkan, antum berkenan untuk membaca artikel yang sudah kami posting berikut ini : http://assunnahsurabaya.wordpress.com/2011/02/22/sembilan-tuduhan-dusta-terhadap-syaikh-al-albani/
Sepengetahuan kami : Beliau syaikh al albany rahimahulullah adalah seorang muhadits , banyak sekali guru-guru beliau, di antaranya adalah Ayah beliau sendiri, Syaikh Sa’id Al Burhani dan masih banyak yang lain. Disamping itu juga banyak ulama yang memberikan pujiannya terhadap beliau, beberapa diantaranya :
1. Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahulullah mengatakan, “Saya tidak pernah mengetahui seroang pun di atas bumi ini yang lebih alim dalam bidang hadits pada masa kini yang mengungguli Syaikh Al Albany rahimahulullah” (Majalah ash Shalah, Yordania th.4 Edisi 23/Sya’ban/th.1420H. hal.76)
2.Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin rahimahulullah berkata mensifati Syaikh al Albany, “Ahli hadits negeri Syam, pemilik ilmu yang sangat luas tentang hadits secara riwaya dan dirayah. Allah Ta’ala menganugerahkan manfaat yang banyak kepada manusia melalui karya-karya ilmiahnya berupa ilmu dan semangat mempelajari ilmu hadits” (Hayatul Albani II.543 oleh Muhammad bin Ibrahim ays Syaibini)
dan masih banyak pujian ulama-ulama lainya terhadap beliau , silahkan jika berkenan membaca artikelnya disini :
http://alqiyamah.wordpress.com/2009/12/31/pujian-ulama-terhadap-syaikh-al-albani-rahimahulullah
Sehingga jika ada yang mengatakan beliau (Syaikh Al Albani rahimahulullah) seorang ulama yang belajar agama tanpa guru, maka ini adalah sebuah tuduhan yang bathil lagi dusta…
Allahu’alam…
semoga Allah merahmati kita semua dan cahaya ilmu syekh albani tetap bercahaya,dan semoga antek amerika inggris prancis (arab saudi) segera hancur…peninggalan nabi saw dan shahabat spt rumah dll saja dihancurkan…eh..ni malah ghuluw pengagungan thdp ulama.coba dimasjidil haram sejak jaman nabi sahabat dan para imam mujtahid nama pintu babusalam ada,skrg dah diganti dg nama nama agung raja mrk spt pintu malik bin abdul aziz…dasar arab saudi kompeni minyak antek nato
Semoga Allah menjadikan kita sebagai orang yang terus belajar mencari ilmu dan mencari kebenaran. Barangsiapa yang diberi ilmu ia akan dapat membedakan mana yang benar mana yang batil. Ia tidak akan mengikuti sesuatu yang tidak jelas, yang hanya berdasar prasangka atau kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Tentang negara Saudi, Alhamdulillah hampir setengah tahun ana tinggal di Riyadh, KSA. Demi Allah, saya belum melihat negara yang lebih menjalankan syariat dari pada negara ini baik pemerintah maupun rakyatnya. Benar kekurangan itu ada, tapi bagi orang yang mau menimbang lebih jernih ia akan bisa membandingkan negara mana yang lebih baik. Syiar islam diagungkan, pergaulan laki-perempuan lbh terjaga, dimana-mana ada majelis para ulama’.
Dua hari yang lalu (selasa, 24/2/11) saat ana menghadiri majelis guru kami, Syaikh DR. Shalih bin Fauzan Al Fauzan pada sesi tanya jawab beliau ditanya tentang sebab Allah memberikan keberkahan terhadap negara ini (Saudi) beliau menjawab yang intinya ” Tidak ragu lagi bahwa diantara sebab berkahnya negeri ini adalah tegaknya dakwah, banyaknya para ulama, adanya al Haramain asy Syarifain…”
Lihat tulisan Ustadz Arif Fathul Ulum dalam masalah ini:
http://www.scribd.com/doc/4975372/DAKWAH-SALAFIYAH-DAULAH-SUUDIYYAH
Usaha yang agung dari daulah Su’udiyyah di dalam mendakwahkan Islam yang haq menyejukkan mata dan membesarkan hati setiap muslim yang cinta kepada Islam yang haq, tetapi sebaliknya membuat geram dan panas orang-orang yang hatinya diselubungi oleh kebatilan dan kebid’ahan.
menghargai dan menghormati ulama itu wajib, tapi mengkultuskan individu seolah tak ada salah dan ma’sum adalah kesalahan besar, apalagi sebuah biografi itu biasanya ditulis orlh dua jenis orang yaitu kalau bukan pengagum pasti pencela, jadi kurang objektif, maka dari itu jangan berlebihan dalam mengaguminya, coba lebih diperbanyak lagi literatur dan info sohihnya. Wallahu a’lam